x

Syafei Dilantik di Konferwil IV Pagar Nusa Lampung, Tegaskan Sinergi Budaya dan Kebangsaan

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 13:45 20 Fakta Parlemen

Bandar Lampung — Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, AM. Syafei, S.Ag., menghadiri Konferensi Wilayah (Konferwil) IV Pagar Nusa Provinsi Lampung yang digelar di Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung, Selasa (10/02/2026).

Mengusung tema “Menjaga Tradisi, Merajut Persatuan, Menyongsong Kejayaan”, Konferwil IV menjadi momentum konsolidasi besar keluarga Pagar Nusa se-Lampung. Forum ini tak sekadar ajang musyawarah organisasi, tetapi juga peneguhan komitmen menjaga nilai-nilai tradisi, budaya, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

Dalam sambutannya, Syafei menegaskan dukungan penuh legislatif terhadap organisasi kemasyarakatan berbasis budaya dan keagamaan yang konsisten merawat harmoni sosial.

“Pagar Nusa memiliki peran penting dalam menjaga tradisi, memperkuat persatuan, serta membangun semangat kebangsaan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang. DPRD tentu mendorong agar organisasi ini semakin mandiri dan profesional dalam menjalankan perannya,” ujarnya.

Menurutnya, Pagar Nusa bukan hanya wadah pengembangan seni bela diri pencak silat, tetapi juga garda terdepan dalam pembinaan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Peran strategis tersebut dinilai relevan dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Pada kesempatan itu, Syafei juga resmi dilantik sebagai bagian dari kepengurusan Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Lampung masa khidmat 2026–2031. Pelantikan tersebut menjadi simbol komitmen untuk terus berkontribusi memperkuat nilai keislaman, menjaga tradisi, serta merawat semangat persatuan di tengah masyarakat.

Sementara itu, panitia Konferwil IV secara resmi menetapkan Ahmad Basar, S.Pd., sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Lampung masa khidmat 2026–2031. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin solid, profesional, dan adaptif dalam menjawab kebutuhan zaman.

Rangkaian Konferwil meliputi musyawarah organisasi, konsolidasi internal, evaluasi program kerja, hingga perumusan arah kebijakan strategis ke depan. Keterlibatan unsur legislatif dalam struktur kepengurusan diharapkan memperkuat sinergi antara lembaga DPRD dan elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah berbasis penguatan sumber daya manusia, pelestarian budaya, dan stabilitas sosial.

Konferwil IV Pagar Nusa Lampung pun ditutup dengan optimisme baru—bahwa tradisi dan persatuan bukan sekadar slogan, melainkan fondasi kokoh menuju kejayaan bersama di Bumi Ruwa Jurai. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x